Senin, 20 Juli 2009

Setelah Berhasil

HUahhhh, akhirnya blog ini bisa juga kubuka. Dari bebrapa hari yang lalu mau kubuka tapi g bisa-bisa. Setelah dengan sekuat tenaga (halah...) dan doa serta mencoba beberapa ratus kali, voila... Bisa! Yeyeyeyeyeyeye.......

Banyak banget yang terjadi belakangan ini, pusing yang mana yang mau ditulis duluan.

1. Bom, lagi-lagi. Astagfirullah... Sabar yah negeriku, buat org2 yang menjadi korban semoga diterima di sisi tuhan, dan buat keluarga yg ditinggalkan diberi ketabahan.
Dampak Bom, sepenglihatan saya:
  • MU batal tampil, yaiyalah. Mending menang WO daripada kena Bom, dan akhirnya MU main 2 kali di Malaysia, damn!
  • Saling tuduh2an. Mana tuduh2annya gawat lagi antara org2 penting di Indonesia. Ckckck, ini nih, taunya cari kambing hitam doang. Kasihan si kambing...
  • Keamanan ditingkatkan. Huek... dah telat!
2. Hari jum'at kemaren, mapadok habis baksos di kaki gunung Sindoro. Baru kali ini mapadok ngadain baksos, hehehehh... Walaupun kegiatannya menurutku belum cukup optimal, mungkin karena first time kali yah (+thinking...+thinking...)

3. Habis baksos, lanjut naik gunung ke Sindoro. Great experience... yeyeyey! Berapa kali naik gunung baru kemaren ngeliat sunrise. Ett dah, bagus banget! Sumpah. Huhuhu, kemaren puas deh dengan pemandangan2 yg terhampar di depan mata. Walaupun capek tapi semua terbayar dengan pemandangan2 yg g bakalan ditemuin klo g naik gunung. Apalagi y?

Sudah, itu dulu aja. Mau mandi sore dulu, huehuehue

Minggu, 31 Mei 2009

Peringatan Itu

Kejadian dua hari belakangan ini membuatku Agak Sadar (jadi, selama ini?). Selain itu juga mengingatkanku kalau Allah sangat sayang sama kita semua.

Kejadian 1 : Hilangnya laptop anak kosan, dua sekaligus.
Are kidding me? huahuahua... serem abis! Kosan ku yang terkenal aman ternyata bisa kecurian juga. Terlepas dari siapa pelakunya, pokoknya mulai sekarang harus hati-hati. Mungkin dengan kejadian ini, kita makin aware dengan lingkungan sekitar kita. Mudah-mudahan pelakunya bisa diketahui secepatnya sehingga tidak membuat kami (anak kosan) penasaran dan laptopnya bisa balik lagi (Mudah2an!). Jadi ingat pesen Bang napi "Kejahatan terjadi bukan hanya karna ada niat pelakunya tapi juga karna ada kesempata, Waspadalah, Waspadalah!"

Kejadian 2: Kecelakaan (Nyeruduk Mobil)
Alhamdulillah temen saya (yang bawa motor) lukanya tidak parah, are u kidding me? (cuma 5 jahitan di jari tengah tangan kiri) dan saya tidak kenapa-kenapa. Pelajaran yg bisa saya ambil adalah hati-hati klo naek motor (Ihhh... telat kamu taunya wa!). Yah, walaupun kita dah hati-hati kita juga g bakal tau apa yang akan terjadi.
Pelajaran lain yaitu, sediakan selalu P3K di tas anda. Yah, g usah banyak-banyak. Misalnya, Iodine, Kapas, Plester luka, Absorben racun, Antasida, dll. Oh, iy! Obat2an pribadi juga penting. Misalnya bagi yg berpenyakit asma, alergi, panu (loh??), dll.

Pokoknya, aku cuma ingat 2 kejadian itu. Semoga bisa menjadi pelajaran buat kita semua.

Selasa, 26 Mei 2009

Ayah, Dukung JK-Win

-lebih bagus kalau buka pake mozilla-

Tulisan ini sehubungan dengan pilpres nanti yang kemungkinan besar tidak dimenangkan oleh JK-Win. Kenapa saya bilang begitu? Soalnya Ayahku mendukung mereka untuk jadi pemenangnya. Loh kok bisa?

Iya, Ayahku memang sering menjadi tim sukses, entah itu untuk partai, capres, atau pilkada. Tapi, semua yang didukung pasti g pernah menang! Sekalipun!

Pemilu pertama yg partainya banyak (48 partai klo g salah). Partainya dapat suara dikit banget. Pemilu kedua, gabung di partai baru bwt daftar pemilu 2004, eh g lolos verifikasi. Akhirnya gabung ma partai lain (PDIP klo g salah). Pas pilpres otomatis dukung Mega dong... eh, kalah! Huehuehue. Yang terakhir, jadi ketua tim sukses salah satu calon kepala daerah di kampung kelahirannya. And guess what? Yep, kalah!

Aku g bermaksud ngejelek-jelekin ayah sendiri (masa' ayah sendiri digituin, jadi anak durhaka dong!). Tapi, emang kayak gitu. Pernah suatu hari aku ngobrol-ngobrol tentang hal ini, ayahku ketawa-ketawa terus bilang "Iya kali ya? Ayah g cocok jadi tim sukses. Kalah terus. Kasihan yang didukung ma ayah". Terus kita ketawa bareng, huehueheue.....

Nah, pilpres kali ini keluargaku terlebih lagi ayahku sangatamatmendukungsekali pasangan JK-Win. Entah karna berasal dari satu daerah ato memang karena menurut ayahku mereka memang pantas jadi orang no satu dan dua di negara Republik Indonesia tercinta. Pernah satu kali aku ngejek-ngejek JK-Win di FB, trus adekku bilang "Satu rumah dukung mereka loh, coba ayah denger mungkin g bakalan dikasih uang jajan kamu, hahahahahhh" (wadow, adekku berlebihan!).

Kesimpulannya, kali ini aku mendukung ayahku untuk mendukung pasangan JK-Win, "Ayo Yah, dukung JK-Win"